karena laki-laki tidak pernah kehabisan “mainan”
salah satu opini yang sering aku dengar saat ngumpul bareng mahluk ajaib lainnya. mungkin ini opini yang tetap untuk menggambarkan sosok laki-laki yang sebenarnya. namanya laki-laki selalu punya cara untuk menemukan permaianannya, dan entah apa perimainaan itu.
akhir-akhir ini bisa dibilang aku mulai terjebak dalam dunia dalam Otaku yang lebih dalam. biasanya tiap bulan aku selalu bisa makan mahal, beli komik, atau keperluan lain tanpa harus bikin dompet kurus tapi semua itu berubah sejak aku mengenal Nendo. awalnya cuma ngejar My Waifu si Hinagiku, dan hasilnya aku ngeluarin duit hampir 500k untuk si Hinagiku. selama sebulan kantong tipis dan entah beberapa puluh kali makan di burjo. akhir bulannya, ada Hayate dengan harga >400k. namanya udah “gelap” langsung DP dan makin mengikat perut selama 2 bulan terakhir. untuk pertama kalinya setelah sekian lama di jogja, selama sebulan makan di burjo lebi dari 3 kali.

namanya manusia, mahluk yang tidak pernah puas. setelah cukup “gila” dengan nendo, sekarang aku mulai tertarik dengan Doll. kalo liat gambarnya bisa di bilang bagus banget buat di koleksi, baju dari kain, detail nyaris sempurna. bisa di bilang ini mainan yang “high” banget buat Otaku. seperti biasa sesuatu yang bagus pasti ada harganya. untuk Doll si Biscotti, jujur ngeliatnya aja udah bikin dada nyesek, tapi worth it banget.
ya, mungkin orang normal cuma bisa geleng-geleng kepala ngeliat ada laki-laki yang ngoleksi Doll feminim kaya Biscotti. tapi apa mau dikata, bukan ego yang kami kejar tapi kepuasan batin. dan itu terbukti setelah aku bisa punya My Waifu Hinagiku





